Friday, October 5, 2007

20. TEMAN2 LAMA 1967

INDRO SASWANTO
indosas@gmail.com
Mencari teman lama.
Teman smp dan sma.

Paromo suko ~ Sustyanto ~ amir faizol ~ sasongko ~ sus budiono ~ Bsmh ~ bambang suprijo muljono hadi ~ sunhadji ~ palal ~ sudiro ~ kanapi ~ pandjang ~ slamet mudjiono ~ wimbo haryoko indratno ~ sujitno ~ sugiri ~ baik ~ arifin ~sidik amanat suharsono ~ farhan ~ djauhari ~ supardjo ~ suparman ~ sunarman ~ s widjaja ~ hirlan martono ~ hery haryanto ~ mudjiono ~ suprapto ~ dwijanto ~ pambrasto retu ~ djoko suseno ~ ismulyanto. Dll.
Mungkin anda masih ingat saya silahkan kontak INDRO SASWANTO di indosas@gmail.com.

Monday, October 1, 2007

19. Tanah HARAM bagian 1

Tanah HARAM 1997.
bagian 1.

Mulanya aku ragu untuk berangkat haji. Bagaimana tidak. Anak masih kecil2. Kalau sampai terjadi apa2 dengan diriku tentu masa depan mereka berantakan. Tapi entah kenapa mendadak aku berpikir.~ anak ayam yang tanpa induk saja bisa hidup sampai gede. Dan bisa mencari makan. .Apalagi ini anak manusia. Tentu ada saja pertolongan dari Allah. Ahirnya aku pasrah kepada Allah dan bulat keinginanku untuk segera berangkat ke tanah suci. Aku ajak isteriku. Awalnya dia juga bimbang. Namun ahirnya niat bulat berangkat juga.
Tanggal cc de 1997 aku mendaftar ke biro perjalanan haji Linda Jaya di Surabaya. Ongkosnya waktu itu 7.551.000 per orang plus 1000 usd untuk bimbingan dan makan serta hotel..
Ketika itu calon jamaah berebut seat atau quota. Aku sih katanya pasti dapat tapi sampai satu bulan sebelum berangkat belum juga ada berita. Sempat stress pula aku dibuatnya.karena terdengar kabar ada 7490 orang gagal berangkat. Aku belum memberi tahu kawan2 ku kalau aku mau pergi haji. Malu seandainya tidak jadi berangkat.
Dua minggu mau berangkat baru aku dapat berita positif berangkat.. Persiapan sih sudah matang. Rumah dan anak terkecil serta keponakanku aku titipkan kepada pembantu. Sedang anak yang besar sudah sma di surabaya. Sudah bisa aku tinggali pesan2.
Hari senin jam 5 sore tanggal 24.03.1997 aku berangkat masuk asrama haji Sukolilo. Disana menginap 1 malam. Diberi pasport dan gelang identitas serta uang 1500 real per orang untuk biaya hidup di sana. Oya aku tidak jadi ikut rombongan linda jaya tapi pindah ke KBIH AL MABRUR dengan fasilitas yang sama bahkan ada sedikit kelebihan. Dengan biaya tadi sudah di jamin makanan selama 40 hari di tanah suci dan biaya hotel di Aziziah. Rencana Rombonganku tidak menginap di tenda haratul lisan. Jadi di mina hanya mabid saja kalau malam dan siangnya kembali ke aziziah.. Sengaja aku ikut rombongan haji biasa. Bukan haji plus. Aku pikir agar puas disana lagian ongkos lebih murah. Mengenai kenikmatan fasilitas tidak jadi masalah bagiku. Toh tujuan ku kesana untuk ibadah bukan mencari kenikmatan ataupun gengsi. Justru aku ingin merasakan susahnya orang berhaji.
Setelah 28 jam di asrama haji sukolilo aku diberangkatkan ke bandara Juanda.Dan terbang menuju jeddah pukul 8 malam. Tapi naas pesawat baru bergerak mundur 300m mendadak berhenti ada kerusakan sistim pendingin sehingga jamaah harus ganti pesawat. Jam 21 baru bisa take off meninggalkan bandara juanda.
Perjalanan memakan waktu 11 jam. Selama penerbangan jamaah banyak tertidur. Maklum selama di asrama mereka tidak bisa istirahat dengan enak.Tepat pukul 4.17 pagi waktu jeddah rombongan mendarat di bandara King Abdul Azis.
Sebelum mendarat dari atas nampak kota jedah yang bermandikan cahaya. Jalan2 masih sepi hanya ada 1~2 mobil berseliweran. Banyak mobil2 yang di parkir di pinggir jalan. Kota rapi jalan lurus2. Pesawat mendarat dengan mulus.
Jam 7 selesai pemeriksaan ke imigrasi an. rombongan istirahat dan makan pagi di airport. Jam 11 berangkat ke madinah naik bus. menempuh jarak 400 km. Bus berjalan pelan dengan kecepatan 60 km per jam. Jalan mulus lebar. Kanan kiri nampak padang pasir dan bukit2 batu serta sungai2 yang kering. Terkadang ada bangkai mobil yang hancur karena kecelakaan. Memang mobil2 pribadi larinya kaya setan. soalnya mesin diatas 3 liter dan jalan lebar mulus jadi kalau sampai selip ya wassalam.
Ditengah perjalanan rombongan sempat 2 kali berhenti. Sekali karena ban pecah. Yang kedua untuk salat ashar.
Rombongan tiba di kota madinah sekitar jam 18. Saat itu matahari tenggelam pada jam 19. Setelah menunggu kira kira satu jam kami bisa masuk ke pemondokan. Aku bersama dengan 12 jamaah menempati sebuah kamar di lantai enam. Lift nya hanya satu.jadi ya repot naik turun terpaksa lewat tangga.
Wah... Capai...:)
to be
continued....

18. Tanah HARAM bagian 2

Tanah HARAM 1977.
bagian 2.

Setelah selesai menata kamar jam 21 aku pergi ke masjid nabawi berdua dgn temanku ir Soetarmo. Dijalan banyak jamaah yang lagi pulang dari salat isa. Aku jalan kaki sekitar 30 menit. Dikejauhan nampak menara masjid yang tinggi bermandikan cahaya. Hatiku tergetar. Auw ini rupanya yang sering dicerita orang. Masjid Nabawi. Makin dekat masjid makin jelas. Cantik indah dan menghanyutkan. Ternyata kalau malam masjid ditutup sehingga aku hanya bisa salat diluar. Selesai salat Aku kelilingi masjid nabi. Sangat cantik indah sekaligus megah..
Paginya jam 3 aku bersama isteri berangkat subuhan. Jamaah pria dipisah dengan wanita. Kebetulan Isteriku dapat teman seorang kapten polisi wanita. Jadi aku tidak kawatir melepas dia menuju tempat jamaah wanita.
Selesai salat aku berhasil masuk Roudhoh. Disana Aku salat lagi. Belum selesai aku membaca al fatihah hatiku bergetar. Aku menangis keras2. Se jadi2 nya.. Rasanya aku dekat sekali dengan Tuhanku Allah sang pencipta alam. Aku mohon ampun segala dosa dan kesalahanku. Entah kenapa Raudoh bagiku ada daya magis ter sendiri. Lima kali aku masuk kesana lima kali pula aku tersungkur menangis dihadapan Allah. Setelah selesai salat aku ziarahi makam Rasulullah. Disitu aku sampaikan salam dan salawat kepada beliau. Jamaah disini sangat padat sampai kacamata didalam
saku hancur tidak bisa dipakai lagi.
Sekitar jam 6 aku keluar dari masjid. Lalu ziarah ke makam Baqi.. Makam yang luas. Tanpa nisan. Ribuan ada disini. Para jamaah wanita tidak diperbolehkan masuk ke areal makam.
Jam 9 pulang ke pondokan untuk makan pagi. Sarapan di madinah terasa enak separo ayam roasted seharga 4 real nasi 2 real dan kopi 1 real = 625rp masuk dengan lancar ke perutku. Sebenarnya makan sudah disediakan hanya kadang menu tidak sesuai selera. Nasi kabuli juga enak disini. Tidak seperti di makkah makanan rasanya cemplang. Dan menyengat bau rempahnya.
Pada hari ke tiga di madinah para jamaah diajak ziarah ke masjid Kiblatain jabal Uhud parit Khandag masjid Umar masjid Quba pasar kurma dll.
Selama 8 hari tinggal di madinah.aku berhasil 5 kali masuk roudhoh. Aku juga menelpon anak2ku. Mereka baik2 saja.
Aku tinggal di kamar Hotel ukuran 6x10m diisi 13 orang. Berjubel memang tapi hati senang. Aku sempat tukar uang 100$ =371real. 1$=2.400rp. 1 real = 625 rp. Dan selama disana aku terserang flu batuk dan demam.
Kamis 3.04.1997 Tiba saatnya rombongan harus berangkat ke mekkah. Rombongan berangkat jam 24. Rupanya supir bus belum hafal jalan sehingga tersesat. Sampai Bir Ali tempat mikad jam 02. Aku Salat sunat 2 rakaat dan membaca niat umroh.
Hari Jumat jam 10 pagi tiba di makkah. Hotel ada di daerah Misfalah. Aku jumatan terpaksa di mesjid kecil di dekat maktab karena waktu tidak memungkinkan untuk pergi ke masjidil haram. Waktu masuk salat sudah mepet. Aku saat itu masih pakai baju ihram. Jam 16 aku bersama rombonganku ramai2 berangkat tawaf qudum.
Sampai di depan masjid aku terpana betapa gagah masjid ini. Tampak kokoh dan berwibawa. Bismillahi Allahu Akbar. Aku mulai tawaf. Kabah ku kelilingi. Baru dapat 2 putaran terputus magrib. Aku berhenti. Ikut salat magrib berjamaah. Selesai salat aku teruskan tawaf sisa 5 putaran yang tertinggal. Lalu salat 2 rakaat di makam Ibrahim. Minum air di sumur Zamzam. Dan sa'i kemudian tahalul alias potong rambut. Selesai itu aku menunggu salat isa. .Aku memilih tempat di bukit marwa. Selesai salat aku bersama isteri kembali ke maktab..
Sabtu ahad senin aku rutin ke masjid haram.
Hari Selasa aku dan seluruh anggota kloter 40 berwisata ke jabal Thur padang Arofah Musdalifah Mina dan jabal Rahmah serta Jabal Nur.
Rabu kamis jumat sabtu rutin ke masjidil haram.
Ahadnya rapat persiapan wukuf. Di dalam rapat dibicarakan apa2 yang harus dibawa dan tehnis pengangkutan ke Arofah. Selesai rapat jam 15 pergi ke jabal kurban melihat orang memotong unta dan domba.
Senin kami menyiapkan barang yang harus dibawa untuk wukuf. Tidak banyak perlengkapan yang mesti dibawa.hanya perlengkapan mandi baju ihram dan 2 stel pakaian untuk dipakai setelah tahalul di Mina.
Sore hari. Selasa tgl 15.03-97 tiba saat yang di tunggu2 untuk wukuf di Arofah. Jam 1730 rombongan berangkat ke arofah dengan ber pakaian ihram. Sebelumnya aku mandi lalu memakai wangi2an dan salat 2 rakaat serta berniat haji. Setelah 30 menit perjalanan dengan bus aku sampai di perkemahan. Aku masuk kemah besar ukuran 15x30 meter. Semalaman disitu Aku diare gara2 makan daging unta yang di masak dengan rempah2 yang menyengat. Daging nya sih enak sekali . Empuk tapi perutku gak kuat dengan rempah2nya untung pagi2 aku sudah sembuh.. Siang harinya setelah kotbah wukuf jamaah berangkat ke Musdalifah. Disana mabid mengambil batu untuk melempar jumrah.
to be
continued......

17. Tanah HARAM bagian 3.

tanah HARAM
bagian 3.


Tengah malam aku masih di Musdalifah. Batu kerikil sebanyak 49 biji untuk melempar jumrah sudah aku simpan dalam kantung.
Jam 24 batas mabid telah lewat. Bus yang aku tumpangi masih belum bisa bergerak. Jalan begitu padat. Macet total. Jalan 1~2 meter berhenti lagi. Ahirnya sampai mina jam 8 pagi. Padahal jarak hanya 7 km. Setelah ke hotel di aziziah untuk mandi dan meletakkan barang aku melaksanakan lempar jumrah Aqobah. Lalu tahalul. Setelah itu baru boleh lepas baju ihram. Malam nanti dan besok malam aku akan mabid di mina mulai jam 21 sampai jam 24 lalu melempar jumrah Ula Wusto dan Aqobah. Aku dan rombongan mengambil nafar.tsani. Jadi 3 hari mabid di mina. Suasana mabid cukup mengesankan. Rombongan pada duduk dijalanan dengan menggelar tikar. Orang lalu lalang tiada henti2nya tak ubahnya seperti pasar malam. Para jamaah menunggu sampai tengah malam. Lewat itu baru melempar jumrah. Saat2 melempar sangat menegangkan karena begitu ramainya hingga kalau salah strategi bisa jatuh dan ter injak2. Pada momen ini sering terjadi korban meninggal.
Ahad 20.04.1997 aku dan rombongan kembali ke Makkah dan melakukan tawaf ifadah serta sa'i . Tawaf mulai dari jam 9 sampe selesai jam 11 pagi. Tidak tahalul lagi karena sudah tahalul di mina. Alhamdulillah...:) ahirnya selesai sudah ibadah haji ku. Semoga diterima Allah dan dijadikan aku haji yang mabrur. Amien,

Hari2 berikut nya aku sudah santai. Aku mengisi waktu dengan kegiatan umrah sunat. Aku ambil mikad di masjid Tan'im atau di Masjid Jironah. Kadang aku berangkat umrah jam 15 kadang jam 3 pagi. Bahkan pernah sehari dua kali umrah. Mumpung gak bayar. He he. Aku Naik angkot atau bus ke tanim per orang 2 real sekali jalan. Jaraknya hanya 7km sedang jironah agak jauh sekitar 25 km. Biaya transportasi 10 real pp per orang. Di Jironah sepi hanya beberapa puluh jamaah. Mungkin karena waktu masih jam 3 pagi. Jalanan ke sana sepi. Aku dan beberapa teman naik toyota hilux dobel kabin. Jalannya ngebut. Wah ngeri aku ingat bangkai2 mobil di jalanan waktu berangkat ke madinah. Mau negur sopir gak bisa problem ngomong nya. Jadi ya udah berdoa saja. Sukurlah tak terjadi apa2. Dan umrah hari itu terselesaikan dengan baik.
Selama menunggu hari kepulangan ke tanah air oleh al Mabrur jamaah di ajak wisata ke Gaza beli minyak wangi dan juga ke pertokoan Aziziah. Lagi2 shopping. Parfum disana mahal tapi asli dan masih lebih murah dibanding di surabaya.
Tanggal 01.05.1997 hari kamis aku dan rombongan melakukan tawaf wada. Tawaf pamitan. disini Banyak jamaah yang menangis termasuk isteri ku. Hati mereka rasanya tidak mau pulang masih ingin ber lama2 di rumah Allah. Esoknya Jumat jam 8 pagi rombongan berangkat pulang ke Jeddah dulu. Disana menginap 1 malam. Rombongan sempat wisata keliling kota jedah. Melihat pantai laut merah pabrik penyulingan air laut makam ibu hawa dll.
Udara Arab Saudi waktu itu cukup kondusif sekitar 34 C. Tapi kering, Selama disana tidak pernah berkeringat. Cucian dijemur sebentar saja sudah kering.
Tg 03.05.1997 rombongan pulang ke tanah air lewat bandara King Abdul Aziz. Pesawat take off jam 17.00 dan mendarat di Juanda hari ahad jam 8 pagi. Alhamdulillah..
Sungguh ini merupakan suatu perjalanan rohani 10 tahun lalu yang luar biasa bagiku.
jombang
2007

Saturday, September 29, 2007

16. TITIK PERISTIWA di atas kereta ekon.

TITIK PERISTIWA
Di KERETA EKON...

Suatu senja aku sedang duduk dikereta api dalam perjalanan Jogja Purwokerto. Kereta itu kereta ekonomi. Untuk menghindari ramainya bakul2 asongan dan para pengamen aku duduk di gerbong restorasi. Memang ini trik ku kalau aku naik kereta kelas ekonomi. Karena disitu bebas dari bakul dan pengamen. Di gerbong ini biasanya banyak pegawai kereta yang sedang pulang atau berangkat dinas. Supaya bisa tenang duduk... disana aku pesan makanan kesukaanku nasi goreng dan minuman sprite susu putih. Sore itu didepanku duduk pegawai kereta yang sedang pulang dari dinas di Jogja. Dia mau pulang ke Kutoarjo. Perawakannya kuning tidak kurus dan tidak juga gemuk. Tidak tinggi tapi juga tidak pendek. Sedang2 saja. Orangnya ramah. Dia cerita hidupnya sudah keliling Nusantara..dulu dia menjadi pelaut. Dia sekarang juga ber profesi sebagai konsultan supra natural. Macam2lah yang dia ceritakan. Mulai dari mencarikan pekerjaan bagi penganggur Pejabat2 yang pengin naik pangkat atau jabatan. Sampai merujukkan pejabat yang selingkuh dlsb. Rupanya dia juga jago ramal. Dari pembicaraan kesana kemari tiba2 dia bertanya padaku " Dekat rumah bapak ada jembatan ya " kok tahu " aku balik tanya. Saya liat ada jembatan tidak jauh dari rumah bapak sambungnya. Oo mungkin orang ini tahu aku. Tapi gak mungkinlah rumahku jauh dari sini dan aku belum pernah ketemu dia. Belum terjawab pikiran dalam benakku dia tanya lagi. " Di depan rumah bapak kok tertanam pohon palem merah ya ?" iya pak betul pak" jawabku. Aku mulai merasa orang ini agak aneh.. dua kali bertanya dua kali juga benar. Kembali aku dan dia bicara pengalaman masing2. Dia pernah mendamaikan pejabat polisi yang selingkuh. Mulanya si laki2 mengingkari tuduhan isterinya. Lalu sang paranormal ini bilang " yang sportif saja pak di dalam dompet ada bukti lo ya," e betul ternyata didalam dompet sang polisi ada foto selingkuhan. Kontan si isteri marah. Sang suami minta maaf dan bisa didamaikan oleh bapak yang lagi duduk di depanku ini. Sekira 15 menit aku dan dia ngobrol dia tanya lagi " Di tahun 90an bapak telah membuat sejarah dalam kehidupan bapak" kali ini dia bukan tanya tapi lebih menebak. Oke aku memang membuat sejarah kala itu. Aku berhasil membeli rumah untuk pertama kali. Satu rumah yang besar dan cukup mahal. Dia menyambung " tahun 97 bapak membuat sejarah lagi." Lo Benar. Aku tahun itu naik haji. Wah hebat bener orang ini. Empat kali dia menebakku dengan benar.
Kali ini tebakan yang ke lima. Dia bilang " anak bapak yang nomer dua kok lain sendiri ya" dia tahu anak saya tiga karena sudah nanya sebelumnya. Lain gimana pak sahutku." wah tidak tahu pak tapi saya lihat kok lain dari kakak adiknya " Setelah aku pikir bener juga. Iya pak anak keduaku laki2 sedang yang lain wanita.
Kereta terus berjalan. Suasana makin senja. Tiba saatnya kereta akan segera tiba di stasiun Kutoarjo. Ternyata Dia masih melanjut kan lagi ramalan nya. Yang terahir ini sangat tidaak masuk nalarku. Dia bilang " di rumah bapak saya tertampak wayang kulit " MasyaAllah Tepat sekali yang dia katakan aku baru saja tiga hari yang lalu diberi orang wayang kulit Gatotkaca. Aku ketakutan sendiri lalu aku bilang padanya " sudah dah pak jangan dilanjutkan " aku takut di tebak yang bukan2. Kemudian kami bincang2 hal lain sampai dia turun di stasiun Kutoarjo. Aku sendiri melanjutkan perjalanan ke Purwokerto.
Dalam perjalanan aku selalu terpikir orang tadi. Kok bisa ya....

Thursday, September 27, 2007

15. NASI GORENG

Nasi goreng

Nasi goreng ayam... biasa. Nasi goreng udang... jarang. Nasi goreng telor.. wah sudah omom. Ini ada yang istimewa nasi goreng KAMBING
Mungkin anda sudah menjadi penikmatnya. Atau bahkan lama anda sudah menjadi pelanggan nya. Tapi mungkin juga anda belum pernah merasakannya. Nah.. Untuk grup yang terahir ini kalau anda ingin mencicipi bisa singgah seandainya pas jalan2 dikotaku. Kota gudeg Kota yang nantinya akan berubah menjadi kota nagor.:)
Nasi goreng kambing memang istimewa. Uuenak sekali rasanya. Uenak puuool.
Saking enaknya banyak juga pedagang2 lain yang menembaknya alias membajak resepnya. Tapi langgananku tak kurang akal.
Untuk mengantisipasi persaingan dia pasang spanduk besar2..... NASI GORENG KAMBING YANG PERTAMA di kota ini... Memang barang tiruan tidak seindah aslinya. Nasi goreng kambing tembakan tak seenak aslinya. Jadi kalau anda kelak mencarinya harus punya info yang akurat dimana lokasi penjual nasi goreng kambing yang asli. Sudah jauh2 datang kekotaku ee ternyata dapat yang palsu2. Saya kira anda bisa rugi besar.karena yang asli memang jwoszz bwaanget rasanya. Kota ini sangat kreatif. Disana ada juga dijual sate yang lain daripada yang lain. Sate Kuda. Weleh weleh. Mungkin untuk yang ini anda sependapat dengan aku. Gak mentolo menyantapnya. Tapi bagi penikmatnya katanya bisa untuk menghangatkan badan.. Pembelinya sampai antri2. Hiih belum mencoba tapi rasanya kok dah mau .....
Kembali ke Na Gor Kambing tadi. Nasinya sedikit pero bulirnya terpisah satu2 mirip2 nasi kabuli. Tampak mengkilat mungkin dicampur sedikit minyak samin atau ya minyak gajih kambing tadi. Didalamnya bertabur buliran2 daging kambing sebesar bulatan buah kersen. Dipadu dalam bumbu yang pas banget komposisinya.. brambang gorengnya yang setengah matang .membuat penikmatnya ketagihan. Bagi anda yang satu selera denganku silahkan coba menikmati.nasi goreng istimewa ini. silahkan datang kekotaku..Tapi kalau tidak bisa kesana..ya .. silahkan anda membuatnya sendiri. Harapanku. Dengan tulisanku ini NASI GORENG KAMBING akan cepat merebak. menduniaaa...

Tuesday, September 25, 2007

14. Jumpa pak Harto 2007

Jumpa pak Harto.


Baru dua kali dalam hidupku aku berjumpa dengan pak Harto. Pertama waktu aku masih tugas di puskesmas tahun 1979. Kedua dalam perjalanan Bogor Jakarta tadi malam. Setelah lengser pak Harto memang jarang muncul dihadapan publik. Tadi malam dalam perjalanan dari Bogor ke Jakarta aku bersama beliau dalam satu mobil. Dengan mengendarai Bmw warna putih setir kiri. Beliau duduk didepan samping kanan. Dikiri beliau duduk driver yang sudah lama ikut beliau. Aku sendiri duduk di samping belakang kiri bersama putra dan cucu2. Sampai kira2 setengah jam perjalanan dari bogor beliau mengajak makan di sebuah restorant yang sangat mewah. Aku sih yo monggo kerso saja. Beliau pesan makanan untuk saya. Setelah makanan datang aku terheran2. wah kok mewah sekali hidangan nya. Bisik2 aku tanya sama pak driver. Pak berapa ini harga makananku. Se umur2 aku baru melihat menu yang begitu lezat dan menggiur kan. " Iya pak ini 15 juta 625 ribu rupiah per porsi, " Haaa 15 juta.. ?. " teriakku pelan sambil Aku menutup mulut dengan telapak tanganku. takut kedengaran pak Harto. " Terus Bapak pesan apa? " pikirku. menebak2. Tentu pak Harto yang diatas itu. " Bapak pesan apa mas" aku tanya lagi ke pak driver karena tadi tidak dijawabnya.. Kemudian Pak driver dengan hati2 dan pelan2. dia menjawab per tanyaanku tsb. "eee Bapak tadi memesan tempe tahu bacem sama sayur asem" Aoow aku sangat surprise. Ternyata dugaanku meleset. Aku kira pak Harto pesan yang lebih mewah.. La wong mesankan aku saja yang 15 jutaan tentu untuk beliau yang lebih mahal. Ternyata tidak. Beliau orang yang sangat sederhana. Cukup tahu tempe dan sayur asem. Aku sampai tertegun dan kamitenggengen. Setelah beberapa lama terdiam. Aku mulai menyantap hidangan yang lezaat tadi. Wah uenak ini pikirku. Baru aku mau menyendok. sayup2 olehku terdengar suara orang berteriak2 " Pa.. Sahur sahur. " Aku terkejut. Masya Allah rupanya aku tadi bermimpi. Aku segera bangun. Sahur. Isteri ku sudah menunggu di meja makan dengan sedikit marah karena aku sulit di bangunkan. Otakku masih terbayang2 pak Harto. Orang besar.yang kaya.tetapi masih sederhana hidupnya. Aku ceritakan mimpi tadi pada isteriku. " Ah papa ini kan lapar tadi buko tidak makan nasi. Jadi mimpi yang macam2." Oke. Biar apa biar apa aku senang mimpi ketemu pak Harto. Sambil sahur aku berdoa untuk beliau. semoga Allah tetap merahmati beliau. 11Ramadan 1428.H